JAZAAKALLAHU KHAIRAN Ucapan “terima kasih” atau “syukron” sering lewat di telinga kita. Kalimat ini biasanya diungkapkan seseorang kepada orang lain atas kebaikan yang telah ia suguhkan kepadanya. Ucapan sebagai bentuk terima kasih tersebut merupakan kebaikan. Sebab seseorang tidak akan akan disebut bersyukur kepada Allah ta’ala hingga ia berterima kasih kepada manusia. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Barang siapa tidak berterima kasih kepada manusia maka dia tidak bersyukur kepada Allah.” [Sahih riwayat at-Tirmidzi] Namun, tahukah anda bahwa ada ucapan yang lebih baik dan lebih utama darinya, yang berisi doa kebaikan di dunia dan akhirat sana, dan merupakan petunjuk mulia al-Musthafa shallallahu alaihi wa sallam? Mau tahu? Berikut jawabannya. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: مَنْ صُنِعَ إِلَيْهِ مَعْرُوْفٌ فَقَالَ لِفَاعِلِهِ: جَزَاكَ اللَّهُ خَيْرًا، فَقَدْ أَبْلَغَ فِي الثَّنَاءِ. “Barang siapa yang mendapatkan kebaikan lalu ia mengatakan kepada orang yang melakukannya: “jazaakallahu khairan [semoga Allah membalasmu dengan kebaikan]”, maka sungguh ia benar-benar telah menunaikan terima kasihnya.” [Sahih riwayat at-Tirmidzi] Inilah yang lebih baik, yaitu dengan mengikuti petunjuk yang telah disampaikan oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Siapa yang menerapkannya, insya Allah pahala melimpah siap menantinya. Dan alhamdulillah, ucapan ini pun sering juga kita mendengarkannya dari teman-teman kita. Adapun bagi yang baru mengetahuinya, saatnya berubah kepada derajat yang lebih baik lagi. Saatnya ia mendoakan kebaikan bagi saudaranya, sebagaimana hendaknya saudaranya itu pun mendoakan kebaikan pula baginya. Sebagian generasi salaf mengungkapkan, “Jika tanganmu tak mampu membalas dengan sesuatu, maka jangan sampai lisanmu lemah dari ucapan terima kasih dan doa.” ◇ FAEDAH PENTING 1. Islam menyeru kepada persatuan dan berusaha untuk mengokohkan tali-tali keimanan dengan doa baik seperti ini dan yang semisalnya. 2. Allah menjadikan di antara hamba-Nya sebagai sebab tersampaikannya kenikmatan dan kebaikan kepada hamba lainnya. 3. Ucapan terima kasih [dengan doa di atas] merupakan tanda-tanda akhlak mulia dan kerendahan hati. Semoga yang sedikit ini bermanfaat bagi kita semua. Saudaraku, bila engkau telah memahaminya, izinkanlah keluarga dan teman-temanmu untuk ikut mengilmuinya. Jazaakallahu khairan. [Tuhfah al-Muslim, Hani al-Haj. Syarh Hisn al-Muslim, Majdi Ahmad] Bagian Indonesia ICC DAMMAM KSA 0556288679

JAZAAKALLAHU KHAIRAN

Ucapan “terima kasih” atau “syukron” sering lewat di telinga kita. Kalimat ini biasanya diungkapkan seseorang kepada orang lain atas kebaikan yang telah ia suguhkan kepadanya. Ucapan sebagai bentuk terima kasih tersebut merupakan kebaikan. Sebab seseorang tidak akan akan disebut bersyukur kepada Allah ta’ala hingga ia berterima kasih kepada manusia. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Barang siapa tidak berterima kasih kepada manusia maka dia tidak bersyukur kepada Allah.” [Sahih riwayat at-Tirmidzi]

Namun, tahukah anda bahwa ada ucapan yang lebih baik dan lebih utama darinya, yang berisi doa kebaikan di dunia dan akhirat sana, dan merupakan petunjuk mulia al-Musthafa shallallahu alaihi wa sallam? Mau tahu? Berikut jawabannya.

Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ صُنِعَ إِلَيْهِ مَعْرُوْفٌ فَقَالَ لِفَاعِلِهِ: جَزَاكَ اللَّهُ خَيْرًا، فَقَدْ أَبْلَغَ فِي الثَّنَاءِ.

“Barang siapa yang mendapatkan kebaikan lalu ia mengatakan kepada orang yang melakukannya: “jazaakallahu khairan [semoga Allah membalasmu dengan kebaikan]”, maka sungguh ia benar-benar telah menunaikan terima kasihnya.” [Sahih riwayat at-Tirmidzi]

Inilah yang lebih baik, yaitu dengan mengikuti petunjuk yang telah disampaikan oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Siapa yang menerapkannya, insya Allah pahala melimpah siap menantinya. Dan alhamdulillah, ucapan ini pun sering juga kita mendengarkannya dari teman-teman kita.

Adapun bagi yang baru mengetahuinya, saatnya berubah kepada derajat yang lebih baik lagi. Saatnya ia mendoakan kebaikan bagi saudaranya, sebagaimana hendaknya saudaranya itu pun mendoakan kebaikan pula baginya.

Sebagian generasi salaf mengungkapkan, “Jika tanganmu tak mampu membalas dengan sesuatu, maka jangan sampai lisanmu lemah dari ucapan terima kasih dan doa.”

◇ FAEDAH PENTING

1. Islam menyeru kepada persatuan dan berusaha untuk mengokohkan tali-tali keimanan dengan doa baik seperti ini dan yang semisalnya.
2. Allah menjadikan di antara hamba-Nya sebagai sebab tersampaikannya kenikmatan dan kebaikan kepada hamba lainnya.
3. Ucapan terima kasih [dengan doa di atas] merupakan tanda-tanda akhlak mulia dan kerendahan hati.

Semoga yang sedikit ini bermanfaat bagi kita semua.

Saudaraku, bila engkau telah memahaminya, izinkanlah keluarga dan teman-temanmu untuk ikut mengilmuinya. Jazaakallahu khairan.

[Tuhfah al-Muslim, Hani al-Haj. Syarh Hisn al-Muslim, Majdi Ahmad]

Bagian Indonesia
ICC DAMMAM KSA
0556288679

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s