Doa

Setiap orang butuh berdoa kepada Allah.

Keutamaan doa:
– Bentuk ketaatan pada Allah.
Ghaafir:60-> berdoalah kepada Ku, niscaya akan Ku kabulkan u/ kalian.
– Doa akan menyelamatkan kita dari sifat sombong.
Ghaafir:60->yg g berdoa sombong, masuk jahannam dengan terhina.
Asy-syaukani: ayat ini menunjukkan doa adalah ibadah kpd Allah. Dan yg g mau berdoa itu sombong. Dan ini sejelek2nya kesombongan (merasa cukup dengan diri sendiri). Bagian dari sifat gila, salah satu cabang kufur kepada Allah.
Iblis dikeluarkan dari neraka karena sombong.
“tidak akan masuk surga org yg dihatinya ada kesombongan walaupun sebesar biji sawi.”
– Doa adalah hal yg paling mulia di sisi Allah. “tidak ada sesuatupun yg paling mulia bagi Allah, kecuali doa.” (hasan)
Asy-syaukani: karena doa dalam hadits lain disebutkan “doa itu inti dari ibadah”,”doa itulah ibadah”.
– Doa sebab lapang hati dan solusi dari masalah, dan membuat kita terhindar dari rasa takut akan masa depan, dan rasa sedih atas masa lalu.
Dunia adalah tempat kita diuji, setiap saat. Sedangkan iatirahat itu di surga. Allah laH yg Maha Mampu melapangkan dada, menghilangkan sedih dan takut (ada doanya), dll.
– Doa adalah bukti tawakkal seseorang pada Allah. Hakikat dsri tawakkal adalah menyerahkan diri segala urusan pada Allah. Tawakkal: usaha+doa.
– Allah menjamin doa itu pasti akan punya hasil. Apapun yg Allah takdirkan pada org itu setelah berdoa, pasti baik. “tidaklah seseorang bersoa kpd Allah dgn sebuah doa, melainkan Allah akan memberinya apa yg dia minta, baik skrg atau nanti, atau Allah melindunginya dari keburukan yg nilainya sama dgn yg diminta”
“siapa yg doa bukan keburukan atau memutus silaturahmi, kecuali allah beri dia 3 balasan: Allah percepat pengabulannya, atau Allah tunda di akhirat, atau Allah menghindarkan dirinya dari keburukan yg senilai.” sahabat bilang “klo gitu perbanyak doa aj” jawab “Allah Maha Kaya”
“kalau seandainya org pertama dan terakhir, manusia dan jin, masing2 minta dan kemudian dikabulkan, tidak akan berkurang sedikitpun kekayaan Allah”
– Doa akan menolak bala sebelum terjadi
– Doa akan menolak bala setelah terjadi. Kisah seorang yg divonis dokter akan meninggal 2 bulan lagi karena kanker payudara yg kemudian sembuh. Dari syaikh al-mubarakfuri (sejarah dan keutamaan kota madinah).
– Doa adalah tempat larinya org yg di dzalimi. Nabi yaqub ketika kehilangan yusuf “hanya Allah tempat mengadu”. Nabi bersabda “berhati2lah kalian terhadap doanya org yg di dzalimi, karena tidak ada penghalang antara doa dia dgn Allah”.

Syarat2 doa:
– harus yakin bahwa Allah maha mampu mengabulkan doanya. Tidak ada yg dapat memberi manfaat atau menolak mudharat kecuali Allah. Jgn seperti memanah dgn lemah.
– Tidaklah dia berdoa kecuali pada Allah. Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in. Nabi-ibnu abbas”kalau kamu ingin meminta, maka minta lah pada Allah”. Dan doa tidak perlu perantara.
– Bertawassul kpd Allah dengan tawassul yg disyariatkan.
Yg boleh (disyariatkan): dgn nama2 dan sifat2 Allah (7:180->berdoa kpd Allah dgn asmaul husna), dgn amal shaleh yg ikhlas (hadits 3org yg terkurung dalam gua), minta didoakan kpd org shaleh yg masih hidup (umar bin khattab, pas jd khalifah paceklik, minta doa dari abbas bin abdil muthallib, bukan ke kuburan rasulullah).
– Tidak minta terburu2 dikabulkan. “doa salah seorang diantara kalian akan dikabulkan oleh Allah, selama tidak terburu2, yaitu dgn bilang -koq g dikabulin terus sih?-“.
– tidak berdoa keburukan.
– Husnuzon kpd Allah. Allah tidak dzalim kpd hambaNya. Allah sesuai dgn persangkaan hambaNya.
– Menghadirkan hati ketika berdoa (tidak lalai). 1. Mentadabburi apa yg dibaca ketika berdoa. Imam syafii “wajib bagi setiap muslim mempelajari sebagian dari bahasa Arab yg dia mampu untuk pelajari”, supaya bisa baca quran, bs berdoa, bs ibadah 2.(?)
– Usahakan doanya dari nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
– Memperhatikan kehalalan makanan dan minuman yg kita konsumsi. “Sesungguhnya Allah itu Maha Baik, dan tidak menerima kecuali yg baik2. Ada org yg melakukan safar, berdebu, berantakan, mengangkat kedua tangan ke langit sambil bilang ‘ya rabb..ya rabb’, tapi makanannya haram, pakaiannya haram, dan dia diberikan makanan dari org2 yg haram, maka bagaimana doanya dikabulkan?”

Adab2 yg penting diperhatikan ketika berdoa:
– Memuji Allah sebelum berdoa. “ketika nabi sdg duduk, tiba2 masuk seorang laki2, kemudian masuk dan shalat, setelah itu langsung berdoa “allahummaghfirli warhamni”, nabi “engkau terburu2, jika kamu berdoa, pujilah Allah, kemudian bershalawatlah kpd ku, kemudian berdoa lah”, trus ad org yg kedua, muji dulu, shalawat, doa, nabi “(muji org itu), berdoalah, niscaya Allah akan mengabulkan doamu”
– Mengakui dosa&kesalahan yg dilakukan. Eg nabi yunus “laa ilaaha illa anta, subhanaka inni kuntu minadz dzalimin.”, doa sayyidul istighfar “allahumma anta rabbi, laa ilaaha illa anta..dst”
– Tunduk dan khusyuk (al anbiya:90)
– Kuat dalam berdoa. Jangan pake “kalau Engkau mau”dsb
– Merengek2 dalam berdoa.
– Berdoa dalam segala kondisi, baik lapang maupun sempit. “barangsiapa yg ingin doanya pada saat susah dikabulkan, maka berdoalah pada saat senang”
– Melemahkan suara (7:55), hikmah: iman bahwa Allah maha mendengar, adab, khusyuk, lebih menunjukkan keikhlasan, tdk cepat capek,

Waktu2 diijabahnya doa:

Faktor2 doa dikabulkan Allah:

Hakikat doa dikabulkan atau tidak dikabulkan:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s